Cara Membuat daftar isi microsoft word 2003

1. Pada bagian horizontal ruler, klik lokasi untuk menempatkan tabulasi,jika tabulasi aktif ditandai dengan adanya tanda siku di ruler.
Dalam contoh saya meletakkan tabulasi pada angka 13 dan 13,33 (tabulasi 13 untuk diisi dengan titik) sedangkan untuk tabulasi 13,33 sebagai pemisah titik dan angka.

2. Pilih Fomat – Tabs…

3. Pada kotak dialog Tabs
akan muncul angka tabulasi yang sudah dibuat pada langkah 1
di Tab stop position, klik 13.02 cm
di Leader pilih  2…….
Klik Set
OK

4. Ketik halaman judul, letakkan kursor (penunjuk mouse yang ber kelap-kelip) di belakangnya

5. Setelah kursor berada di belakang halaman judul tekan tab (di keybord)
tekan tab sekali lagi untuk berpindah ke tab selanjutnya (untuk menulis nomor halaman)

6. Ketik nomor halaman 1, kemudian tekan enter untuk pindah ke baris berikutnya (baris ke 2)

7. ketik abstrak, kemudian tekan tab (untuk menampilkan titik-titik), selanjutnya tekan tab untuk membuat nomor halaman, selanjutnya enter untuk pindah ke baris berikutnya.


8. Langkah di atas anda ulangi hingga semua daftar isi lengkap.

 

Dipublikasi di perkuliahan | Meninggalkan komentar

PENCARIAN EFEKTIF DI GOOGLE

EFEKTIF

  1. AND: Mencari informasi yang mengandung kedua kata yang dicari. Bisa menggunakan salah satu dari tiga alternatif berikut:
    ukiran jepara
    ukiran AND jepara
    ukiran+jepara
  2. OR: Mencari informasi yang mengandung salah satu dari kedua kata. Bisa menggunakan salah satu dari dua alternatif berikut:
    tahu OR tempe
    tahu | tempe
  3. FRASE: Mencari informasi yang mengandung frase yang dicari dengan menggunakan tanda “”. Contoh:
    “perangkat lunak”
  4. NOT: Hasil pencarian mengandung kata yang di depan, tapi tidak yang dibelakang minus (-). Contoh di bawah akan mencari informasi yang mengandung kata ikan tapi bukan bandeng.
    ikan -bandeng
  5. SINONIM (~): Mencari kata beserta sinonim-sinonimnya. Contoh di bawah akan membawa hasil pencarian: kendaraan (car) dan sinonim-sinonimnya.
    ~car
  6. ASTERIK (*): Karakter pengganti kata. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: ayam bakar pedas, ayam goreng pedas, ayam masak pedas, dsb
    ayam * pedas
  7. TANDA TITIK (.): Karakter pengganti huruf, angka dan karakter tunggal. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: kopi, koki, kodi, dsb
    ko.i
  8. CASE INSENSITIVE: Pencarian di Google menganggap kapital dan bukan kapital sebagai sesuatu yang sama. Jadi, romi satria wahono, Romi Satria Wahono, atau RoMi SaTrIA waHoNo akan membawa hasil pencarian yang sama
  9. PENGABAIAN KATA: Google mengabaikan keyword berupa karakter tunggal dan kata-kata berikut: a, about, an, and, are, as, at, b, by, from, how, i , in, is, it, of, on, or, that, the, this, to, we, what, when, where, which, with. Apabila kita masih tetap menginginkan pencarian kata tersebut, bisa dengan menggunakan karakter + di depan kata yang dicari (contoh: Star Wars Episode +I), atau bisa juga dengan menganggapnya sebagai frase (contoh: “Star Wars Episode I”)

10.  I’M FEELING LUCKY: Akan membawa kita langsung menuju ke hasil pencarian pertama dari query kita

LEBIH EFEKTIF

  1. DEFINE: Mencari definisi dari sebuah terminologi. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat adalah berbagai definisi tentang e-learning dari berbagai sumber
    define:e-learning
  2. CACHE: Menampilkan situs web yang telah diindeks oleh Google meskipun sudah tidak aktif lagi. Contoh di bawah akan menghasilkan pencarian kata php pada situs ilmukomputer.com yang ada di indeks Google.
    cache:ilmukomputer.com php
  3. LINK: Menampilkan daftar link yang mengarah ke sebuah situs. Contoh di bawah akan menampilkan daftar link yang mengarah ke situs ilmukomputer.com
    link:ilmukomputer.com
  4. RELATED: Menampilkan daftar situs yang serupa, mirip atau memiliki hubungan dengan suatu situs
    related:romisatriawahono.net
  5. INFO: Menampilkan informasi yang Google ketahui tentang sebuah situs
    info:romisatriawahono.net
  6. SITE: Menampilkan pencarian khusus di suatu situs yang ditunjuk
    java site:ilmukomputer.com
  7. FILETYPE: Menampilkan hasil pencarian berupa suatu jenis (ekstensi) file tertentu. Jenis file yang bisa dicari adalah: doc, xls, rtf, swf, ps, lwp, wri, ppt, pdf, mdb, txt,chm(buku) dsb. Contoh di bawah akan menampilkan hasil pencarian berupa file PDF yang mengandung keyword software engineering
    software engineering filetype:pdf
  8. ALLINTITLE: Menampilkan seluruh kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java programming. allintitle ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan intitle untuk keperluan itu.
    allintitle:java programming
  9. INTITLE: Menampilkan satu kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
    intitle:java enterprise

10.  ALLINURL: Menampilkan seluruh kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan programming. allinurl ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan inurl untuk keperluan itu.
allinurl:java programming

11.  INURL:  Menampilkan satu kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
inurl:java enterprise

Dipublikasi di perkuliahan | Meninggalkan komentar

Daftar Penyelenggaraan PON

PON (Pekan Olahraga Nasional) I dilaksanakan tahun 1948 di Solo, Jawa Tengah. Even olahraga 4 tahunan ini, sudah 17 kali dilaksanakan dan yang terakhir (ke-17) dilaksanakan di Surabnaya, Jatim pada 2008. PON ke-18, empat tahun berikutnya, yakni 2012 akan diselenggarakan di Pekan Baru, Riau.

Sejarah penyelenggaraan PON mencatat pada pelaksanaan ke-6, tahun 1965, batal dilaksanakan karena terjadi perisriwa G 30 S/PKI.

Berikut daftar penyelenggaraan PON:

PON ke Tuan rumah Provinsi Tanggal, Bulan, Tahun Juara umum
I Surakarta (Solo) Jawa Tengah 8 s/d 12 September 1948 Jawa Tengah
II Jakarta Jakarta 21 s/d 28 Oktober 1951 Jawa Barat
III Medan Sumatera Utara 20 s/d 27 September 1953 Jawa Barat
IV Makassar Sulawesi Selatan 27 September s/d 6 Oktober 1957 Jakarta
V Bandung Jawa Barat 23 September s/d 1 Oktober 1961 Jawa Barat
VI1 Jakarta Jakarta 8 Oktober s/d 10 November 1965
VII Surabaya Jawa Timur 26 Agustus s/d 6 September 1969 Jakarta
VIII Jakarta Jakarta 4 Agustus s/d 15 Agustus 1973 Jakarta
IX Jakarta Jakarta 23 Juli s/d 3 Agustus 1977 Jakarta
X Jakarta Jakarta 19 September s/d 30 September 1981 Jakarta
XI Jakarta Jakarta 9 September s/d 20 September 1985 Jakarta
XII Jakarta Jakarta 18 Oktober s/d 28 Oktober 1989 Jakarta
XIII Jakarta Jakarta 9 September s/d 19 September 1993 Jakarta
XIV Jakarta Jakarta 9 September s/d 25 September 1996 Jakarta
XV Surabaya Jawa Timur 19 Juni s/d 1 Juli 2000 Jawa Timur
XVI Palembang Sumatera Selatan 2 September s/d 14 September 2004 Jakarta
XVII Samarinda Kalimantan Timur 6 Juli s/d 17 Juli 2008 Jawa Timur
XVIII Pekan Baru Riau 2012 Belum berlangsung
Dipublikasi di sport | Meninggalkan komentar

KURSUS WASIT SEPAKBOLA C2 MALANG

Dipublikasi di portofolio | Meninggalkan komentar

ANALISIS BIOMEKANIKA CABANG OLAHRAGA FUTSAL (PASSING)

ANALISIS BIOMEKANIKA GERAKAN PASSING
1. FORCES

No Komponen Biomekanika Ada Moment Kejadian Anggota Tubuh Analisis
Ya Tdk
1 Forces/gaya yang di gunakan √ Saat menendang bola Tungkai, kaki Proses dari saat awalan, menendang bola, gerak lanjutan
2 Vector/arah gaya √ Gerakan menendang Tungkai, kaki Arah gaya yang terjadi searah dengan arah ayunan tungkai
3 Internal Forces/tenaga dari dalam √ Ayunan tungkai Tungkai, kaki Menendang bola yang tadinya diam kemudian bergerak lurus searang ayunan tungkai
4 Compressive Forces/gaya tekan √ Tumbukan kaki dengan bola Kaki Saat tumbukan kaki degan bola hingga gerakan lanjutan

2. LINEAR KINEMATICS

No Komponen Biomekanika Ada Moment kejadian Anggota tubuh/letak Analisis
Ya Tdk
1 Linear Motion/gerak lurus √
2 Rectilinear Translation/gerak lurus beraturan √
3 Curvilinear Translation/gerak kurva √ Ayunan tungkai Pinggang Gerakan mengayunkan tungkai dari awalan hingga gerakan lanjutan
4 Angular Motion/gerak melingkar √ Ayunan tungkai Pinggang Gerakan mengayunkan tungkai dari awalan hingga gerakan lanjutan
5 General Motion/gerak secara umum √ Semua rangkaian gerakan passing Pinggang, tungkai, lutut, engkel, kaki Secara keseluruhan gerakan passing mulai dari awal sampai akhir
6 Position/posisi
√ Posisi awalan, posisi menendang bola, posisi setelah menendang bola, Pinggang, tungkai, lutut, engkel, kaki Posisi diam, awalan berlari, ayunan tungkai, menendang bola, gerakan lanjutan
7 Distance Traveled/jarak perubahan
√ Dari posisi diam sampai gerakan lanjutan Pinggang, tungkai, lutut, engkel, kaki Perubahan jarak terjadi mulai dari posisi awalan sampai gerakan lanjutan
8 Displacement √ Dari posisi siap sampai menendang bola Pinggang, tungkai, lutut, engkel, kaki Posisi siap dilanjutkan gerakan passing dan diakhiri dengan gerakan lanjutan
9 Resultante Displacement/perubahan posisi √ Dari posisi diam di tempat sampai melangkahkan kaki kedepan Tungkai, kaki Sikap berdiri dalam posisi diam di tempat, kemudian berlari sambil mengayunkan tungkai untuk menendang bola hingga terjadi perubahan posisi dari diam menjadi berubah karena ada ayunan dan langkah kaki ke depan
10 Speed/kecepatan √ Laju bola Tungkai, kaki Terjadi kecepatan bergeraknya bola setelah di tendang sampai diterima oleh rekan satu tim
11 Velocity/percepatan √ Bergeraknya bola yang masihdiam di lapangan sampai di tendang dengan kaki Tungkai, kaki Bola yang masih diam di lapangan bergerak ke depan karena di tendang, kemudian terjadi percepatan ketika bola mendapat benturan dari kaki

3. LINEAR KINETICS
No Komponen Biomekanika Ada Moment kejadian Anggota tubuh/letak Analisis
Ya Tdk
1 Newton’s Law I/hukum newton1 √ Bola dari posisi diam sampai bergerak Tungkai, kaki Bola yang masih diam di lapangan sampai ada sampai gaya yang bekerja pada bola tersebut yaitu dengan di tendang oleh kaki maka bola tersebut bergerak ke depan
2 Newton’s Law II/hkm newton 2
Rectilinear Translation/gerak lurus beraturan √
3 Gravitational Acceleration/ perubahan kecepatan grafitasi
Curvilinear Translation/gerak kurva √

Dipublikasi di perkuliahan | Meninggalkan komentar

Kunci Renang Gaya Bebas yang Efisien

Renang gaya bebas yang efisien? Ya. Efisien maksudnya Anda berenang dengan cepat namun dengan tenaga yang sehemat mungkin, sehingga Anda bisa menempuh jarak yang jauh dalam waktu yang relatif singkat. Wah, pasti semua kepingin dong bisa begitu. Gimana caranya?

Setelah saya membaca dan melihat sana-sini, ternyata ada beberapa kunci untuk bisa berenang gaya bebas secara efisien. Filosofi dari semua kunci tersebut hanya ada dua: memperbesar gaya dorong (propulsi) dan memperkecil tahanan air (drag). Jika Anda memperbesar gaya dorong, Anda bisa berenang lebih efisien hingga 30 persen. Sedangkan jika Anda memperkecil tahanan air, Anda bisa berenang lebih efisien hingga 70 persen. Dari sini jelas terlihat bahwa memperkecil tahanan air ternyata jauh lebih penting.

Untuk memperkecil tahanan air, ada beberapa kunci. Pertama, body streamline. Masukkan kepala kedalam air dan arahkan pandangan ke dasar kolam, maka tungkai Anda akan bisa mengapung dengan mudah.

Kedua, jadikan tubuh Anda lebih panjang. “Perahu yang panjang bergerak lebih cepat.” Cara agar tubuh Anda bisa menjadi lebih panjang adalah dengan menyorongkan lengan ekstensi Anda sejauh-jauhnya ke depan. Jadi, begitu tangan Anda entry ke air, jangan langsung mengayuh, tapi julurkan beberapa lama sejauh mungkin ke arah depan.

Ketiga, miringkan tubuh Anda (body rolling) ke sisi kiri dan ke sisi kanan. Kemiringan ini bukan hanya dada, akan tetapi seluruh tubuh. Tahanan air akan lebih kecil ketika tubuh Anda dimiringkan, dibandingkan jika Anda senantiasa berenang diatas perut Anda.

Adapun untuk memperbesar gaya dorong, beberapa kuncinya adalah sebagai berikut. Pertama, lakukan kayuhan “high-elbow”, yakni dengan tetap menjaga lengan atas tinggi ketika mengayuh.

Kedua, lakukan kayuhan secara penuh, yakni mulai dari ekstensi sampai dengan melewati sisi paha Anda.

Ketiga, rapatkan jari-jari tangan Anda. Kecuali ibu jari yang boleh saja sedikit direnggangkan dari jari telunjuk. Meski jari-jari tangan dibuat rapat, namun harus tetap rileks. Tidak boleh tegang. Rileks dan rasakan airnya.

Keempat, ciptakan akselerasi sebesar mungkin saat mengayuh. Artinya, dimulai dari pelan kemudian digerakkan secepat-cepatnya.

Disamping itu, ada beberapa kunci yang lain agar renang gaya bebas Anda bisa efisien. Pertama, bernafaslah dengan ritmis. Dengan kata lain, jaga ritme pernafasan. Dan sebisa mungkin lakukan pernafasan dua sisi (bilateral breathing), yakni dengan mengambil nafas setiap 3 kayuhan sehingga akan berganti-ganti ke sisi kiri dan ke sisi kanan. Dengan pernafasan dua sisi, diharapkan tubuh Anda akan lebih seimbang antara kiri dan kanan.

Kedua, biarkan lengan recovery Anda benar-benar rileks dan beristirahat. Dengan demikian, Anda senantiasa memberikan istirahat kepada otot-otot Anda.

Ketiga, berenanglah dengan rileks dan santai. Utamakan jarak per langkah, yakni jarak yang bisa Anda lalui dalam satu langkah.

Keempat, Anda tidak harus menggerakkan kaki terlalu cepat. Gerakkanlah kaki seperlunya, sekadar untuk mengimbangi gerakan tubuh lainnya. Kecuali pada perlombaan sprint, Anda bisa mempercepat gerakan kaki Anda untuk menambah gaya dorong.

Dipublikasi di perkuliahan | Meninggalkan komentar

Sepuluh Hal Menarik Boaz Salosa

Boaz Theofilius Erwin Salossa begitulah nama lengkap pemain asal Papua yang lebih terkenal dengan panggilan Boaz Salossa ini. Pria kelahiran Sorong, 16 Maret 1986 adalah seorang pemain sepakbola profesional yang saat ini merumput di klub Persipura Jayapura.

Aksinya yang berani serta kecepatan dan akurasi tendangan kaki kanan dan kiri yang sama baiknya, membuat pemain yang akrab di sapa Boci ini tidak hanya menjadi andalan bagi timnya Mutiara Hitam. Tapi juga menjadi bomber harapan masa depan Indonesia.

Sayang di tengah karirnya sedang menanjak, ia mengalami cedera serius yang membuat ia nyaris melupakan sepakbola untuk selamanya. Cedera patah kaki saat tampil membela tim “Merah Putih” di ajang internasional memang hampir saja membunuh karir bermain sepakbolanya.

Beruntung ia mampu mengatasi cederanya dan kembali bangkit, meski bomber haus gol ini masih dalam tahap pemulihan mental. Sebetulnya banyak hal menarik tentang diri pemain yang pernah memikat publik sepakbola di Asia Tenggara saat tampil di Piala Tiger 2004 (saat ini piala AFF). Sepuluh di antaranya adalah:

1. Pujian kembali meluncur kepadannya ketika tampil perdana pasca cedera patah kaki di ajang Superliga 2008/09, saat timnya Persipura Jayapura melawan tuan rumah PSMS Medan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Meski tidak mencetak gol dan hanya tampil beberapa menit, pergerakan Boaz membuat pelatih Raja Isa yang kala itu masih membesut Persipura langsung melontarkan pujian.
2. Tak ingin dikategorikan menolak panggilan timnas. Ia pun terpaksa harus datang ke Jakarta dan bergabung bersama Firman Utina dan kawan-kawan di pemusatan latihan. Meski begitu, ia tetap meminta agar tidak diberangkatkan ke Myanmar guna mengikuti turnamen Grand Royal Challenge 2008, dengan alasan masih trauma dengan cedera yang dialaminya saat membela timnas. Padahal, di pertandingan reguler, ia sudah mencetak gol. Bahkan saat menjamu Persija Jakarta di putaran pertama Superlioga 2008/09, Boaz mencetak hat-trick.

3. Sikap profesional memang sepertinya masih sulit untuk ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Itu bisa dilihat dengan kecelakaan yang ia alami saat mengejar seekor ayam di sekitar tempat tinggalnya di Jayapura tanpa mengenakan alas kaki. Akibatnya, ia menginjak pecahan beling dan harus mendapatkan beberapa jahitan di kakinya, yang membuat ia terpaksa absen membela klubnya Persipura dalam beberapa pekan.

4. Meski berstatus pemain sepakbola profesional, Boaz terkadang masih sering sulit meninggalkan kebiasaan buruknya mengonsumsi alkohol. Ia bahkan pernah nyaris dipulangkan dari pemusatan latihan timnas Indonesia di Australia oleh pelatih Peter Withe, karena kedapatan mabuk. Seiring dengan itu, penampilannya pun mulai meredup yang membuat timnas mencoretnya.

5. Merasa tenaganya dibutuhkan, Boaz pernah berulah dengan menolak panggilan PSSI untuk membela timnas U-23. Hal itu membuat otoritas sepakbola nasional berang dan mengancam menjatuhkan sanksi berat. Salah satunya tidak mengizinkan Boaz dan beberapa pemain lain yang menolak tampil bersama timnas, untuk tampil di pentas resmi PSSI. Tapi akhirnya hukuman itu urung dijatuhkan, setelah Boaz bersedia kembali tampil.

6. Memiliki kemiripan wajah dengan kakak kandungnya Ortizan Solossa, yang juga pemain sepakbola profesional, membuat banyak orang yang sering salah setiap kali bertemu kedua pemain ini. Boaz terkadang dipanggil Ortizan dan sebaliknya. Terlebih setelah keduanya tampil dalam satu tim di Persipura Jayapura sejak putaran pertama Superliga 2008/09, kompetisi kasta tertinggi di tanah air musim ini.
7. Usianya yang masih muda 18 tahun, fisik yang prima, kecepatan, dribbling, dan naluri mencetak gol yang cukup baik, membuat puluhan ribu penonton yang memadati Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh, saat ia tampil bersama timnas Indonesia di ajang Piala Tiger 2004 bertanya-tanya, siapa gerangan dia. Boaz bahkan langsung disamakan dengan striker Manchester United Wayne Rooney.

8. Setelah tampil memukau bersama tim PON Papua, Persipura tidak ragu lagi menggaetnya. Boaz pun menjadi pemain termuda di klub profesional tersebut yang menjadi starter. Tidak cukup sampai disitu, pelatih timnas Indonesia asal Inggris Peter Withe menariknya ke timnas untuk tampil di Piala Tiger (Saat ini dikenal dengan AFF Cup). Peter rupanya tidak salah pilih. Sebab Boaz yang baru berumur 18 tahun kala itu mampu tampil luar biasa.

9. Selama dua tahun bermain di Perseru, penampilan Boaz terus menunjukkan tren positif yang membuat petinggi Persipura Jayapura, klub profesional milik Pemkot Jayapura, mulai meliriknya. Ia pun terus dipantau dalam setia penampilannya mengikuti berbagai turnamen lokal di Papua.

10: Memulai karir bermain sepakbola dari klub amatir PS Putra Yohan, Sorong, Papua, pada 1999. Namun hanya semusim bersama klub kota kelahirannya, ia hengkang ke Jayapura, ibukota Papua, dan bergabung dengan klub Perseru Jayapura.

Dipublikasi di portofolio | Meninggalkan komentar