sepak bola

POLA PENYERANGAN DAN PERTAHANAN SEPAK BOLA

Sepak bola adalah permainan yang paling banyak penggemarnya pada saat ini, baik di luar negeri maupun di Indonesia. Permainan sepak bola tidak diketahui dengan pasti negara yang menemukannya, sebab jenis permainan ini sudah lama dikenal oleh beberapa negara. Di Cina sejak 500 tahun yang lalu sepak bola dikenal dengan nama tsu chu. Di Yunani dikenal dengan nama episkiros, dan di Romawi dikenal dengan nama harpastum. Negara yang pertama kali memperkenalkan sepak bola adalah Inggris. Teknik Permainan Pada permainan sepak bola modern seperti sekarang ini, tenik permainan sangat penting untuk dikuasai oleh suatu tim. Kemenangan suatu tim akan ditentukan oleh teknik permainan yang diterapkan, apalagi jika menghadapi lawan yang tangguh.

Dalam teknik permainan sepak bola, terdapat dua pola dasar yaitu pola penyerangan dan pola pertahanan.

a. Pola penyerangan

Pola penyerangan dalam permainan sepak bola diterapkan dengan tujuan agar dapat menerobos pertahanan lawan dan menciptakan gol sebanyak-banyaknya, sehingga dapat memenangkan pertadingan. Pola penyerangan dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:

1. Melakukan gerakan tersusun Gerakan tersusun ini harus dipelajari dan dipersiapkan secara matang oleh suatu tim, jika ingin dapat menerobos pertahanan lawan dan menciptakan gol. Gerakan-gerakan itu misalnya dari tendangan pertama, tendangan bebas, tendangan penjuru,dan lemparan ke dalam.

2. Pola bermain menghadapi pertahanan yang rapat Teknik yang cocok untuk diterapkan dalam menghadapi pertahanan lawan yang rapat, adalah dengan operan langsung (wall pass).

3. Pola mencari ruang kosong Seorang pemain harus pandai dalam mencari ruang kosong atau melepaskan diri dari penjagaan lawan. Hal ini bertujuan agar dapat melakukan operan-operan terobosan untuk melancarkan penyerangan.

Ada beberapa macam pola penyerangan yang dapat diterapkan dalam permainan sepak bola. Pola penyerangan ini harus dipilih dan dilakukan dengan cermat sehingga dapat menemukan celah-celah kelemahan lawan. Dalam melakukan penyerangan juga harus memperhitungkan kemampuan bertahan dan serangan balik yang dilakukan lawan.

Pola penyerangan itu antara lain:

1. Pola penyerangan 3 – 2 – 5 Pola penyerangan dalam permainan sepak bola ini dilakukan dengan susunan pemain sebagai berikut. Tiga orang pemain yang ada di belakang. Dua pemain yang ada di tengah. Lima orang pemain yang ada di depan atau sebagai penyerang.

2. Pola penyerangan 4 – 2 – 4 Pola penyerangan dalam permainan sepak bola ini dilakukan dengan susunan pemain sebagai berikut. Empat orang pemain yang ada di belakang. Dua orang pemain yang ada di tengah. Empat orang pemain yang ada di depan atau penyerang.

3. Pola penyerangan 2 – 4 – 4 Pola penyerangan dalam permainan sepak bola ini dilakukan dengan susunan pemain sebagai berikut. a. Dua orang pemain yang ada di belakang. b. Empat orang pemain yang ada di tengah. c. Empat orang pemain yang ada di depan atau sebagai penyerang.

4. Pola penyerangan 3 – 2 – 2 – 3 Pola penyerangan dalam permainan sepak bola ini dilakukan dengan susunan pemain sebagai berikut. Tiga orang pemain yang ada di belakang. Dua orang pemain yang ada di tengah pertama. Dua orang pemain yang ada di tengah kedua. Tiga orang pemain yang ada di depan atau sebagai penyerang.

b. Pola pertahanan

Pola pertahanan diterapkan dalam permainan sepak bola dengan tujuan untuk menghalau dan mempertahankan gawang dari serangan lawan, sehingga tidak terjadi gol. Pola pertahanan ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

1. Pertahanan individu (man to man defence) Dalam pertahanan individu ini, seorang pemain diberi tugas khusus untuk menjaga seorang pemain lawan agar tidak memasuki daerah atau mengacaukan pertahanan, sehingga terjadinya gol dapat dicegah.

2. Pertahanan daerah (zone defence) Pertahanan daerah adalah pertahanan yang dilakukan oleh seorang pemain untuk menjaga daerahnya. Jadi apabila ada pemain lawan yang memasuki daerahnya menjadi tanggung jawabnya.

3. Pertahanan campuran Pertahanan ini bebannya lebih berat bagi seorang pemain karena selain harus menjaga daerahnya ia juga harus menjaga pemain lawan yang khusus menjadi tugasnya. Ada beberapa pola pertahanan yang dapat diterapkan dalam permainan sepak bola, tergantung pada situasi dan tujuan. Apabila situasi memungkinkan untuk mengurangi pertahanan, maka dapat dilakukan serangan dengan dibantu oleh pemain belakang. Namun jika situasi tidak memungkinkan atau untuk mempertahankan kemenangan maka harus dilakukan pertahanan penuh, dengan sesekali saja melakukan serangan balik.

Macam pola pertahanan ini antara lain:

1. Pola pertahanan 5 -3 – 2 Pola pertahanan ini dilakukan dengan susunan pemain sebagai berikut. a.Lima orang pemain yang berada di belakang. b.Tiga orang pemain yang berada di tengah. Dua orang pemain yang berada di depan atau penyerang.

2. Pola pertahanan 4-4-2 bola pertahanan ini dilakukan dengan susunan pemain sebagai berikut. a. Empat orang pemain yang berada di belakang. b. Empat orang pemain yang berda di tengah. c. Dua orang pemain yang berada di depan atau penyerang.

3. Pola pertahanan 4-3-3 Pola pertahanan ini dilakukan dengan susunan pemain sebagai berikut. a.Empat orang pemain yang berada di belakang. b.Tiga orang pemain yang berada di tengah. c.Tiga orang pemain yang berada di depan atau penyerang.

Tentang syafriyan

kuliah di unversitas negeri malang jurusan pendidikan jasmani dan kesehatan. lahir di kota bondowoso 16 agustus 1989. hobi makan dan renang. aktifitas yang sering dilakukan saat ini menjadi wasit sepak bola.
Pos ini dipublikasikan di sport. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s